Langsung ke konten utama

Tips Pola Makan di Bulan Ramadhan

Tahun ini Ramadhan jatuh di bulan mei, kalau mengacu pada pelajaran geografi di sekolah maka bertepatan dengan musim kemarau. Di bulan ramadhan kita diwajibkan berpuasa dan selama berpuasa kita tidak makan dan minum selama lebih dari dua belas jam kalau di Indonesia. Untuk itu ini kesempatan bagus bagi kita untuk membentuk pola hidup sehat  seperti mengatur pola makan, berolah raga dan berhenti merokok. Kita bisa mengurangi kemungkinan obesitas dengan berpuasa.
kolak
via resepkoki.co

Tips pola makan untuk mencapai manfaat puasa

  • Berbuka dengan dua tahapan. Yang pertama dengan menikmati hidangan takjil seperti memakan 3-5 biji kurma (ingat, yang dimakan kurmanya bukan bijinya ya) dan segelas air atau jus segar dan bisa juga  dengan memakan kolak.  Tunggu seperempat sampai setengah jam kemudian, setelah itu kita bisa melakukan tahapan berbuka yang kedua yaitu dengan makan makanan berat seperti nasi dan lauk pauk. Cara ini bisa mengurangi rasa kembung dan gangguan pencernaan serta kelesuan yang sering dirasakan orang yang berpuasa setelah berbuka.
  • Menu berbuka harus mengandung cukup karbohidrat, protein dan sayuran. Juga kurangi lemak dan goreng-gorengan karena mengandung kalori cukup tinggi dan lemak jenuh yang bisa menyebabkan obesitas dan penyakit jantung.
  • Sebisa mungkin kurangi aneka minuman yang mengandung pemanis dan pewarna buatan yang bisa menyebabkan bertambahnya berat badan  dan tidak mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh. Kita bisa menggantinya dengan jus alami.
  • Makan makanan ringan antara berbuka dan sahur seperti buah-buahan, jus, susu rendah lemak dan makanan rendah lemak pembuatnnya bukan dengan cara digoreng.
  • Makan makanan yang mengandung serat dan protein cukup tinggi pada saat sahur, makanan ini bisa memberikan rasa kenyang dalam waktu yang lama. Makanan yang kaya akan serat contohnya: asparagus, oatmeal, kacang-kacangan, sayur dan buah-buahan. Makanan yang kaya akan protein contohnya: produk susu, daging panggang dan kacang-kacangan.
  • Berolah raga ringan, dua jam setelah berbuka. Ini membantu membakar kelebihan kalori.

Cara mengurangi rasa haus saat berpuasa

  • Jangan meminum banyak air sekaligus karena air yang kita minum juga bisa cepat hilang dari tubuh. Kita bisa mebaginya secara bertahap dengan meminum segelas air setiap jam antara berbuka dan sahur dengan total delapan sampai sepuluh gelas perhari.
  • Makan makanan yang kaya akan kalium  terutama saat sahur seperti pisang, kiwi dan tomat karena Kalium bisa mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh dan mengurangi rasa haus.
  • Hindari garam, makanan asin dan makanan cepat saji terutama saat sahur.
  • Kurangi kopi dan the karena bisa meningkatkan kehilangan cairan dalam tubuh.
Semoga  puasa kita lancar dan diterima Allah SWT. Amin

Sumber:
www.altibbi.com

Komentar