Pengobatan Anxiety Disorder

Pengobatan Anxiety Disorder
via pixabay
Biasanya gangguan kecemasan ditangani dengan  psikoterapi (CBT), penggunaan obat-obatan atau kombinasi keduanya. Dalam gangguan kecemasan, ada banyak perbedaan dalam respon penderita terhadap CBT atau pengobatan, mungkin CBT lebih cocok untuk penderita dengan gangguan panik. Sebaliknya, penderita gangguan kecemasan sosial lebih sesuai dengan penggunaan obat-obatan.

Pilihan pengobatan, CBT atau kombinasi keduanya, didasarkan pada beberapa hal, termasuk ketersediaan terapis; keterjangkauan CBT, yang harganya lebih mahal daripada obat-obatan.

Psikoterapi

Orang dengan gangguan kecemasan dapat dibantu dengan psikoterapi. Orang dengan gangguan kecemasan tentunya mempunyai sebab atau faktor yang berbeda-beda yang membuatnya cemas. Maka psikoterapi perlu dilakukan pada kecemasan yang spesifik orang tersebut dan disesuaikan dengan kebutuhannya, dengan begitu proses psikoterapi bisa berjalan dengan efektif. Cara penanganan gangguan kecemasan dengan psikoterapi mempunyai efek samping, yaitu si penderita merasakan ketidaknyamanan sementara karena dihadapi dengan situasi yang ia takuti selama terapi.

Terapi perilaku kognitif (CBT)

CBT adalah terapi yang bisa digunakan untuk mengobati gangguan kecemasan dengan cara mengajarkan cara berpikir, berperilaku dan bereaksi yang benar saat dihadapkan pada situasi kecemasan. Terapi ini juga bisa mengajarkan keterampilan sosial, dan ini bagus untuk mengobati gangguan kecemasan sosial.
Ada dua jenis terapi yang dilakukan dalam CBT yaitu:
  • Terapi kognitif yang berfokus pada identifikasi, tantangan serta menetralkan pikiran dari pikiran-pikiran buruk yang menjadi sebab utama gangguan kecemasan.
  •  Terapi pemaparan yang berfokus pada menghadapi ketakutan yang menjadi sebab utama gangguan kecemasan. Cara ini dapat membantu penderita untuk terlibat pada aktivitas yang selama ini mereka hindari.
Dalam hal ini terapi kognitif lebih bagus daripada terapi paparan.
Dengan bimbingan terapis, pasien dapat ditunjukkan bahwa situasi yang ditakuti tidak begitu mengancam jiwa dan dapat mengembangkan keterampilan. Proses ini secara bertahap meningkatkan paparan serangkaian rangsangan seiring peningkatan keterampilan pasien dan pasien belajar bagaimana menangani situasi.
CBT bisa dilakukan secara perorangan dan bisa juga dilakukan secara kelompok yaitu dengan melakukannya pada orang-orang dengan masalah serupa. Peserta terapi juga seringkali diberikan pekerjaan rumah agar dapat menyelesaikan sesi-sesi dalam terapi.

Kelompok mandiri atau kelompok dukungan

Penderita gangguan kecemasan bisa mendapatkan bantuan dengan bergabung dengan komunitas dan curhat atau berbagi masalah serta prestasi dengan orang lain. Di zaman sekarang ini untuk bergabung pada komunitas-komunitas itu tidaklah sulit. Penderita bisa bergabung di grup-grup jejaring sosial atau grup chatting. Namun untuk melakukan ini harus dengan hati-hati karena di internet biasanya orang tidak saling mengenal dan bertemu bahkan penggunaan identitas palsu tidak jarang terjadi. Untuk itu lebih baiknya berbicara secara privat pada teman yang terpercaya.

Teknik manajemen stres dan meditasi

Teknik manajemen stres dan meditasi dapat membantu penderita kecemasan sosial untuk menenangkan diri. Latihan seperti senam aerobik memang memiliki efek menenangkan tetapi tampaknya kurang cocok untuk dijadikan pengobatan.

Obat

Obat bisa menghilangkan gejala gangguan kecemasan tetapi tidak menyembuhkannya. Dan untuk menggunakan obat sebagai treatment tentunya harus berdasarkan resep dokter medis atau psikiater. Berdasarkan penelitian, merupakan hal yang lumrah jika penderita ganggauan kecemasan menggabungkan psikoterapi dan penggunaan obat untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan hanya menggunakan salah satu dari metode tersebut.
Perlu diketahui kalau ada beberapa obat yang cuma efektif jika digunakan dengan teratur dan apabila konsumsi obat dihentikan maka gejala gangguan kecemasan bisa kambuh lagi.



Sumber:


Click to comment